Prokrastinasi Akademik
Menurut Andres (dalam Ghufron 2003:20) Prokrastinasi Akademik adalah jenis penundaan yang dilakukan pada jenis tugas formal yang berhubungan dengan tugas akademik, misalnya tugas sekolah atau tugas kursus
Kegiatan Prokrastinasi sudah ada sejak zaman mesir dan yunani kuno, meskipun prokrastinasi sudah ada sejak zaman dulu, sampai sekarang masalah ini masih banyak terjadi dalam bidang hal akademik, bahkan banyak terjadi pada mahasiswa sarjana dan juga pascasarjana. Artinya prokrastinasi akademik ini tidak memandang status dan tingkat pendidikan, sehingga bisa terjadi pada siapa saja.
Penyebab Prokrastinasi Akademik
Waktu pengumpulan tugas masih lama
Malas untuk mengerjakan tugas
Tugas yang diberikan terlalu sulit
Frustasi terhadap tugas
Tidak bisa memaknai arti sebuah tugas
Teman yang suka menunda mengerjakan tugas
Dosen yang kurang tegas dalam membuat batas waktu pengumpulan
Peraturan universitas yang terlalu longgar
Terbatasnya referensi untuk mengerjakan tugas
Dampak
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh patrzek, sattler, van veen pada tahun 2015 ditemukan beberapa dampak yang disebabkan oleh prokrastinasi diantaranya:
Kerentanan psikologis, seperti merasa sangat cemas stress, dan depresi
Penyesalan dan permasalahan dalam menjalin relasi sosial, seperti menghindar dan pemutusan hubungan dengan orang lain
Plagiarisme
Mencontek pada saat ujian
Menggunakan cara yang dilarang dalam ujian
Mengerjakan tugas dengan cara menyalin pekerjaan orang lain
Aspek-aspek/Ciri-ciri prokrastinasi akademik
Millgram (dalam Ferrari, 1995) menyebut bahwa tindakan disebut prokrastinasi kalau:
Kamu menunda memulai atau menyelesaikan pekerjaan
Tugas nggak selesai atau selesai tapi nggak on time
Tugas yang ditunda ini tugas penting,
Penundaan ini membuatmu cemas dan merasa bersalah.
Sementara menurut Burka & Yuen (2008), ciri-ciri seorang pelaku prokrastinasi antara lain:
Lebih suka untuk menunda pekerjaan atau tugas-tugasnya.
Berpendapat lebih baik mengerjakan nanti daripada sekarang.
Berpendapat bahwa menunda pekerjaan adalah bukan suatu masalah.
Terus mengulang perilaku prokrastinasi.
Punya kesulitan dalam mengambil keputusan.
Ferrari, dkk., (1995, dalam Ghufron, 2010) mengatakan bahwa prokrastinasi akademik dapat termanifestasikan dalam beberapa indikator tertentu yang dapat diukur dan diamati ciri-cirinya.
Cara mengatasi Prokrastinasi
Memotivasi diri sendiri
Membuat rencana tertulis
Melawan rasa malas
Mengatur waktu
Mengontrol mood
Membuat deadline sehingga dapat menimbulkan semangat lebih untuk kuliah
Fokus pada tujuan
Melakukan kerja kelompok
Referensi
Fauziah, H.H. (2015). faktor-Faktor yang mempengaruhi Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati bandung, Sympathetic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 2 (2), 127
Suhadianto, N,P. (2019). Eksplorasi Faktor Penyebab, Dampak, dan Strategi untuk Penanganan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 10 (2), 204-223 https://doi.org/10.24036/rapun.vI0i2.106266
Comments
Post a Comment